Fakta Menarik

Hal Menarik di Museum Perjuangan Bogor yang Wajib Dilihat

Museum Perjuangan Bogor merupakan salah satu museum yang menjadi saksi sejarah perjuangan bangsa Indonesia untuk merdeka di Kota Hujan. Museum yang sudah ada sejak tahun 1957 ini menyimpan berbagai koleksi sejarah yang menarik untuk dilihat karena masing-masing punya cerita sejarah tersendiri. Kalau kamu sedang berkunjung ke Kota Bogor, sempatkanlah untuk mendatangi Museum Perjuangan Bogor karena lima hal menarik berikut siap menyambut kunjunganmu.

Baca juga : Fakta Menarik Bioskop Atom Yang Tutup 24 Tahun Silam

1. Koleksi berbagai senjata

Museum Perjuangan Bogor menyimpan berbagai koleksi senjata yang digunakan selama masa penjajahan bangsa asing di Indonesia. Senjata-senjata yang dulu digunakan oleh bangsa Inggris dan Belanda tampak menghiasi berbagai sudut ruangan museum. Tak hanya itu, di museum ini juga dapat ditemukan berbagai koleksi senjata yang dulunya digunakan oleh para pejuang lokal Indonesia.

2. Sisa Pakaian

Selain berbagai koleksi senjata, Museum Perjuangan Bogor juga mempunyai koleksi beberapa sisa pakaian yang dulu dipakai selama masa perjuangan. Pakaian-pakaian tersebut masih tersimpan secara utuh dalam lemari kaca yang ada di museum ini. Salah satunya adalah pakaian yang dulu pernah digunakan oleh anggota palang merah semasa penjajahan.

3. Lukisan dan foto zaman dahulu

Hal menarik lainnya yang ada di Museum Perjuangan Bogor adalah berbagai koleksi lukisan dan foto yang memenuhi dinding ruangan. Lukisan-lukisan yang ada di museum ini tampak menggambarkan membaranya kondisi selama masa perjuangan. Selain itu, tampak pula berbagai foto pahlawan Tanah Air yang dulu ikut berjuang dalam memperoleh kemerdekaan Indonesia.

4. Berbagai dokumen serta surat kabar

Museum Perjuangan Bogor menyimpan koleksi berbagai dokumen penting yang tersusun rapi dalam lemari kaca yang ada di museum ini. Dokumen-dokumen tersebut meliputi berbagai surat administrasi pada masa sebelum dan setelah kemerdekaan. Selain berbagai dokumen penting, kamu juga dapat menemukan koleksi surat kabar yang terbit selama masa penjajahan maupun masa awal kemerdekaan Indonesia.

5. Koleksi uang dari tahun ke tahun

Hal menarik terakhir yang ada di Museum Perjuangan Bogor adalah koleksi uang zaman penjajahan yang ada di museum ini. Selain uang yang beredar selama masa penjajahan, di museum ini juga dapat ditemukan berbagai koleksi uang yang beredar setelah masa kemerdekaan Indonesia. Uang-uang yang dicetak dalam bentuk kertas serta logam ini tampak masih utuh dan tersimpan dengan rapi di lemari kaca musem.

Fakta Menarik Bioskop Atom Yang Tutup 24 Tahun Silam

Kisah Horor Bioskop Atoom tampaknya justru menarik perhatian sineas film untuk menjadikannya tempat nobar Perempuan Tanah Jahanam. Bioskop Atoom Citeureup, Bogor, Jawa Barat, mendadak menjadi perbicangan di sosial media, khususnya Twitter, setelah sutradara Joko Anwar menyebut jika lokasi ini kemungkinan akan menjadi tempat nonton bareng (nobar) film terbarunya, Perempuan Tanah Jahanam (PTJ).

Baca juga : Hal Menarik di Museum Perjuangan Bogor yang Wajib Dilihat

1. Terakhir beroperasi tahun 1998

Bioskop Atoom yang berlokasi di Desa Citeureup RT 03/01, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor ini sempat menjadi salah satu tujuan populer pada masanya. Sayangnya, sejak adanya kerusuhan dan krisis moneter yang terjadi di Indonesia pada 1998, bioskop ini tutup dan tak pernah dibuka lagi.

2. Sering menjadi tempat uji nyali

Menurut warga sekitar, bioskop ini menyimpan sejumlah kisah mistis yang cukup mencekam. Cerita mengenai berbagai penampakan yang pernah dilihat warga di sekitar gedung bioskop ini, membuat lokasi ini sering dijadikan salah satu lokasi untuk uji nyali. Beberapa acara TV misteri pun seringkali menyambangi tempat ini. Salah satunya ialah program yang dipandu aktris Sara Wijayanto.

3. Pernah jadi tempat aborsi

Salah satu kisah mistis yang terkenal yang sering diceritakan warga ialah, pernah ada gadis belia yang memilih menggugurkan kandungannya di bioskop tersebut. Janinnya diletakkan di salah satu kursi penonton dan gadis belia tersebut meninggal dunia di sana karena pendarahan.
Menurut kesaksian aktris Sara Wijayanto yang ia tulis dalam akun Facebooknya beberapa tahun lalu, arwah gadis belia ini masih menempati gedung biskop.

“Semakin jelas ketika sosoknya mendekat waktu saya melakukan penelusuran, tangannya yg pucat memegang pergelangan tangan saya. Dan dia mulai menangis. Bau amisnya menusuk sampai saya rasanya mual!! Awalnya dia berbisik ” tolong aku.. tolong aku.. ” Sampai akhirnya berteriak dan sosok perempuan ini menangis histeris. Saya terus mencoba menenangkan diri dan mencoba berkomunikasi lagi dengannya, akhirnya saya tahu dia meninggal karena aborsi. Dia melakukannya di tempat yang tidak layak, dan meninggal karena kehilangan banyak darah. Dia menyesal dengan perbuatannya, dan dia menyimpan dendam dengan laki laki yang menghamilinya,” tulisnya.

4. Penampakan Hantu Sundel Bolong

Selain tuyul hingga hantu Noni Belanda, ada pula Sundel Bolong yang kerap wara-wiri di gedung bioskop tersebut. Hal ini juga disampaikan oleh Sara Wijayanto. Menurutnya, gadis belia yang melakukan aborsi tadi, berubah menjadi sosok Sundel Bolong.

“Sosok ini tampak semakin mengerikan waktu saya terus berkomunikasi dengannya, dan akhirnya jelas! Ini sundel bolong!!!! Badan saya bergetar waktu itu, jujur.. lumayan ngeri dengan sosok ini.. Berbeda dengan kuntilanak, sundel bolong itu baunya amis dan busuk. Kalau kalian lihat di foto kursi biru, kursi nomer 5 dari bawah, paling pinggir bagian kiri.. Di situlah sosok perempuan ini duduk. #misteriWithSara,” ungkapnya.

Fakta Curug Seribu Di Bogor Serta Misterinya

Curug Seribu sendiri merupakan tempat wisata alam yang berada di Kota Bogor, terletak di kawasan area wisata Gunung Salak Endah. Sebenarnya selain Curug Seribu juga terdapat beberapa curug-curug lainnya yang ada di Gunung Salak ini, namun Curug Seribu merupakan salah satu wisata alam yang sangat menarik banyak perhatian.

Baca juga : Fakta Kompleks Makam Jerman di Bogor

1. Perjalanan Menuju Curug Seribu

Sepanjang perjalanan ke Curug Seribu kalian akan dimanjakan dengan panorama alam yang cuku indah, tak heran apabila banyak dari pelancong-pelancong yang suka untuk mengunjungi curu satu ini. Hutan-hutan mini diarea perkampungan masyarakat sekitar, ladang, perebunan dan hamparan sawah-sawah selalu akan menemani kalian pada saat melakukan perjalan ke Curug Seribu.

Namun untuk melihat keindahan dari curug ini pun enggak akan kalian dapatkan dengan semudah itu, karena kalian harus melewati medan yang cukup tangguh. Kurang lebih kalian membutuhkan waktu sekitar 1 jam dengan berjalan kaki dari wilayah parkiran hingga ke titik dimana Curug Seribu ini berada.

2. Setibanya Di Curug Seribu

Pada saat menginjakkan kaki di Curug Seribu, derasnya gemuruh suara air terjun, indahnya pemandangan sekitar, jernihnya air yang mengalir ke sungai, sejuknya udara yang terhirup semua hal tersebut tentunya bisa kalian rasakan.

Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 100 meter ini tentunya menyimpan sebuah pesona alam yang indah. Nah, berbeda dengan air terjun pada umumnya, di Curug Seribu sendiri tidak disarankan untuk berenang atau bermain dibawahnya langsung karena arusnya sangat deras. Sehingga keselamatan kalian sendiri akan terancam.

3. Misteri Yang Ada Di Curug Seribu

Terdapat sebuah mitos di Curug Seribu yang cukup membuat siapapun tercengang. Karena dibalik keindahan dari curug tersebut terdapat sebuah cerita yang mengerikan. Mengapa bisa dikatakan begitu? Karena curug ini telah memakan korban yang terbilang cukup banyak. Hampir setiap tahunnya ada saja korban yang jatuh sehingga baik saat dilokasi utama maupun melintasi trek saat datang atau pulang kalian harus selalu hati-hati.

Warga setempat juga beranggapan kalau kawasan Curug Seribu ini sendiri memang sangat mistis dan selalu makan korban namun yang terpenting saat berwisata ke curug ini ialah sopan serta tidak sombong. Lalu selalu patuhi segala aturan yang ada di kawasan ini, seperti tidak melewati garis pembatas yang telah ditata sedemikian rupa.

4. Fasilitas Yang Ada Di Curug Seribu

Lepas dari misteri yang ada di curug ini, kalian akan mendapatkan beberapa fasilitas yang tergolong kurang terawat. Namun untuk kamar kecil, serta ruang ganti pakaian tersedia di kawasan ini. Hanya memang tidak adanya tempat makan atau minum di kawasan ini.

Sehingga diharapkan untuk membawa sendiri setiap keperluan kalian dalam mengurusi makanan atau minuman, hal itu pun agar tidak menyulitkan pada saat kalian berlibur di kawasan curug ini. Namun dengan keindahan yang dimiliki oleh curug ini tentunya mampu membuat kalian lupa akan kekurangan yang dimilikinya.

Fakta Kompleks Makam Jerman di Bogor

 

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan beragam hasil rempah yang terkenal hingga berbagai penjuru dunia. Bahkan saking populernya, dalam catatan sejarah ada beberapa negara seperti Portugis, Inggris, Belanda, hingga Jepang yang pernah berusaha merebut kekayaan alam Nusantara dengan cara menjajah.

Baca juga : Fakta Curug Seribu Di Bogor Serta Misterinya

Namun tak banyak yang tahu jika dahulu Indonesia juga pernah didatangi oleh tentara Nazi dari Jerman. Rombongan dari armada kapal selam (U-Boot) U-195 dan U-196 tersebut ikut menjajah Indonesia setelah mendapat perintah dari Adolf Hitler untuk membonceng Jepang guna mengambil hasil bumi Indonesia.

Dalam misi tersebut, terdapat 10 tentara yang gugur dan dimakamkan di kawasan Arca, Desa Sukaresmi, Kecamatan Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Seperti apa kisahnya, berikut informasi yang dihimpun oleh bogorcreativefest.com

Awalnya Ingin Di Buat Tugu

kompleks makam tersebut berada di dalam kawasan hutan di kaki Gunung Pangrango sehingga keberadaannya jarang diketahui. Bahkan untuk mengunjungi kompleks makam tersebut, tak semua kendaraan bisa masuk karena letaknya yang berada di perkebunan Cikopo.

Awalnya di lahan tersebut akan dibangun tugu untuk memperingati kawan-kawan mereka yang gugur di perairan Asia Tenggara. Namun karena banyaknya tentara Jerman yang gugur, akhirnya mereka menggunakan sebagian lahan perkebunan tehnya untuk dijadikan makam tentara Jerman yang gugur saat berperang melawan Inggris di laut Jawa pada tahun 1914.

Korban Salah Sasaran

Di masa Perang Dunia Kedua, tentara Jerman lebih leluasa masuk ke Indonesia mengingat mereka bersekutu dengan Jepang yang saat itu berhasil menduduki Hindia Belanda pada 1942. Saat itu banyak tentara Jerman yang gugur karena menjadi korban salah sasaran. Pasalnya secara postur dan bahasa, mereka mirip dengan pasukan Belanda sehingga kerap dibunuh oleh pejuang Indonesia.

Lokasi Upacara Peringatan Warga Jerman di Indonesia

Makam yang didesain dengan model nisan Eisernes Kreuz atau salib besi tersebut kerap dikunjungi oleh warga Jerman khususnya dari pihak kedutaan. Setiap minggu ketiga di bulan November, mereka memperingati para pahlawan yang gugur. Di acara tersebut, mereka akan melaksanakan upacara dengan gaya militer dan diiringi lagu kebangsaan Jerman.

“Setiap hari Minggu ketiga bulan November, Pemerintah Jerman selalu menggelar upacara kemiliteran di kompleks makam itu,” kata Nyai yang bekerja sebagai penjaga makam Jerman tersebut.

Fakta Menarik Tentang Gunung Salak

Gunung Salak merupakan gunung yang terletak di wilayah antara Bogor dan Sukabumi. Sejak 2003 kawasan ini ditangani oleh Taman Nasional Gunung Halimun-Salak. Gunung Salak usianya relatif tua sehingga memiliki beberapa puncak, dan yang tertinggi adalah Puncak Salak I dengan ketinggian puncak 2.211 meter di atas permukaan laut.

Baca juga : Fakta Menarik Gunung Gede Pangrango

1. Gunung berapi aktif

Terdapat sejumlah kawah aktif, seperti kawah Ratu, Cikuluwung Putri, dan kawah Hirup yang merupakan bagian dari Kawah Ratu. Sejak 1600-an tercatat terjadi beberapa kali letusan. Letusan terakhir terjadi pada 1938, berupa erupsi freatik di Kawah Cikuluwung Putri.

2. Memiliki banyak jalur pendakian

Meski termasuk sebagai gunung rendah, tapi tingkat kesulitan daki cukup tinggi, baik karena karakteristik vegetasi maupun medannya. Inilah yang membuat para pendaki merasa tertantang. Adapun jalur pendakiannya terbilang cukup banyak. Jalur yang paling ramai adalah melalui Curugnangka, dari sisi utara gunung. Melalui jalur ini, orang akan sampai pada puncak Salak II. Jalur lain lewat Cidahu, Sukabumi, atau dari Kawah Ratu, dekat Gunung Bunder. Sementara itu, puncak yang paling sering didaki adalah Puncak Salak II dan Salak I.

3. Rawan untuk penerbangan pesawat kecil

Pengamat penerbangan sekaligus pilot pesawat nonkomersial, Alvin Lie, pernah mengatakan pada Koran Tempo (2012), kawasan Gunung Salak sering terjadi kabut. Cuaca buruk ini bisa menyebabkan turbulensi yang membuat pesawat tak stabil. Menurutnya, gunung di perbatasan Bogor-Sukabumi ini rawan untuk pesawat ukuran kecil. Seperti diketahui di kawasan gunung salak tercatat pernah terjadi sembilan kecelakaan pesawat, termasuk insiden Sukhoi 2012 silam.

4. Kawasan konservasi hutan hujan tropis pegunungan terluas di pulau jawa

Gunung salak merupakan kawasan konservasi hutan hujan tropis pegunungan terluas di pulau Jawa, yakni sekitar 113.357 hektare. Taman nasional ini terletak di tiga wilayah kabupaten sekaligus, Lebak, Sukabumi, dan Bogor, di Provinsi Jawa Barat dan Banten.Taman Nasional Gunung Halimun Salak dihubungkan oleh hutan koridor yang membentang sejauh 11 kilometer dari barat ke timur. Secara administratif, hutan koridor terletak di wilayah Kabupaten Bogor dan Sukabumi.

5. Terdapat tempat kursus alam bebas dan perkemahan

Di lereng Gunung Salak terdapat beberapa lokasi yang bisa digunakan kegiatan khas alam bebas, yakni berkemah dan untuk praktik bertahan di alam bebas. Di kawasan Cagar Alam Sukamantri terdapat arena pelatihan survival yang dihelat perusahaan wisata alam bebas. Sementara arena berkemah tersedia di kawasan Batu Tapak, hutan lindung Bukit Cangkuang, Desa Cidahu. Di area ini banyak bebatuan besar yang bisa jadi arena berswafoto. Kawasan ini kaya dengan keanekaragaman hayati dan menjadi rumah berbagai jenis burung dan biota lain.

6. Tradisi dan pantangan di gunung salak

Di gunung salak, tepatnya desa Giri Jaya, Kecamatan Cidahu, Sukabumi, terdapat tradisi berumur ratusan tahun, Seren Taun, namanya. Perayaan yang dilakukan di ketinggian 1.200 meter di sisi timur gunung salak ini ditandakan sebagai ungkapan syukur masyarakat adat Sunda atas hasil panen. Ini merupakan tradisi menutup dan membuka tahun baru dalam kalender Jawa, biasanya pada Kamis Wage dan Jumat Kliwon.

Sementara itu, ada beberapa pantangan yang tak boleh dilanggar saat Anda berada di gunung salak. Anda dilarang memetik bunga anggrek dengan sembarangan. Selain itu, Anda juga dilarang menyebut buah salak karena bertolak belakang dengan nama salak yang diambil dari bahasa Sansekerta ‘salaka’ yang berarti perak. Sehingga gunung salak mempunyai arti ‘gunung perak’.

Fakta Menarik Gunung Gede Pangrango

Gunung Gede Pangrango merupakan sebuah gunung di Pulau Jawa, tepatnya di Provinsi Jawa Barat yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Gunung tersebut merupakan salah satu yang kerap dikunjungi para sobat gunung yang hendak berkemah sambil melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan.

Baca juga : Fakta Menarik Tentang Gunung Salak

1. Peringkat pertama yang paling banyak dikunjungi

Gunung Gede Pangrango, dalam hal ini seluruh kawasan TNGGP, berhasil menduduki peringkat pertama dalam daftar 10 TN yang paling banyak dikunjungi sepanjang 2020. Posisi yang diraih TNGGP berhasil mengalahkan beberapa TN ternama seperti TN Bantimurung Bulusaraung, TN Bromo Tengger Semeru, TN Alas Purwo, bahkan TN Komodo.

2. Jalur pendakian masih ditutup

Saat ini, jalur pendakian Gunung Gede Pangrango masih ditutup sejak 1 Februari 2021. Rencananya, jalur akan dibuka pada 28 Februari. jika pada 1 Maret cuaca dalam keadaan buruk berdasarkan prakiraan Stasiun Meteorologi BMKG Citeko Bogor, maka jalur pendakian akan ditutup hingga informasi lebih lanjut.

3. Tempat rehabilitasi Owa Jawa

TNGGP adalah tempat pelestarian Owa Jawa, salah satu satwa endemik Indonesia yang terancam punah akibat banyaknya eksploitasi untuk dijadikan peliharaan, serta perusakan hutan.
Mengutip situs resmi TNGGP, mereka bekerja sama dengan Yayasan Owa Jawa, Conservation International Indonesia, dan Universitas Indonesia untuk menyelamatkan dan merehabilitasi Owa Jawa sejak 2006. Pada 3 Februari, TNGGP mengumumkan kabar gembira yakni lahirnya bayi Owa Jawa betina dari pasangan Owa Jawa bernama Jolly dan Boby di pusat penyelamatan dan rehabilitasi Owa Jawa—Javan Gibbon Center (JGC) di Resort PTN Wilayah Bodogol TNGGP.

4. Punya curug dengan nama petugas

Sebagai sebuah TN, TNGGP tidak hanya menawarkan panorama Gunung Gede Pangrango namun juga beberapa tempat wisata berbasis alam termasuk Curug Andamas. Menurut situs resminya, curug atau air terjun yang berlokasi di Resort PTN Goalpara tersebut diberi nama “Andamas” setelah nama para petugas yang berjaga di resor tersebut pada 2016.

5. Pemandangannya terlihat dari Bukit Aurora

Bukit Aurora merupakan salah satu tempat wisata di Sukabumi yang menawarkan pemandangan Gunung Gede Pangrango meski jaraknya adalah 58,2 kilometer atau sekitar 2 jam 20 menit menggunakan mobil. Situs resmi TNGGP menyebutkan, tempat wisata tersebut menyediakan sebuah gardu pandang dengan pemandangan perbukitan, pepohonan, serta Gunung Gede Pangrango di kejauhan.

6. Rumah dari jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara

TNGGP memiliki sebuah jembatan gantung bernama Situ Gunung Suspension Bridge yang diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada Maret 2019. Jembatan tersebut digadang-gadang sebagai jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara. Sebab, panjangnya adalah 243 meter dengan lebar 1,2 meter dan berada pada ketinggian 107 meter dari dasar tanah.

Ketahui 6 Hal tentang Kota Bogor sebelum Kamu Merantau

1. Wilayah Bogor

Kota Bogor merupakan salah satu kota yang termasuk dalam provinsi Jawa Barat dengan total 6 kecamatan dan 68 kelurahan. Kamu pasti sudah familiar dengan berbagai kecamatan di kawasan Bogor, kan? Ada kecamatan Bogor Barat, Bogor Selatan, Bogor Tengah, Bogor Timur, Bogor Utara, dan juga Tanah Sereal. Di berbagai wilayah ini, tentunya tersebar berbagai tempat wisata, rekreasi, kuliner, instansi pemerintah, serta pusat pendidikan. Kebun Raya Bogor dan Istana Bogor terletak di wilayah Bogor Tengah, Universitas Pakuan juga terletak di Bogor Tengah.

Baca juga : 10 Tempat Wisata Kuliner di Bogor Lagi Hits

2. Cuaca di Bogor

Sebagian besar wilayah di Bogor merupakan dataran tinggi, jadi, jangan heran kalau cuaca di Bogor sehari-hari jauh lebih sejuk dibandingkan Ibu kota, ya. Bahkan, berdasarkan data dari weatherspark.com, suhu rata-rata di Bogor mencapai 22°C setiap tahunnya. Cukup sejuk, bukan? Kamu bisa bermain ke daerah Puncak Bogor yang terdapat banyak gunung untuk merasakan udara yang lebih dingin. Jadi, jangan lupa untuk menyiapkan baju hangat saat pindah ke Kota Bogor, ya!

3. Transportasi umum di Bogor

Salah satu hal yang akan kamu sadari ketika pindah ke Bogor adalah kota ini memiliki banyak sekali Angkutan Kota alias angkot! Yap, nggak heran kalau kota ini dikenal juga dengan sebutan Kota Sejuta Angkot. Mau ke manapun, pasti ada deh rute angkotnya!

4. Tempat wisata di Bogor

Tentunya kamu tahu, dong, kalau Bogor terkenal akan berbagai destinasi wisata menariknya? Sebagai kota dengan wilayah dataran tinggi, Bogor memiliki destinasi wisata alam yang melimpah. Ada berbagai tempat wisata yang bisa kamu singgahi jika datang ke Bogor. Mulai dari Kebun Raya Bogor, Taman Wisata Gunung Pancar, Curug Panjang Mega Mendung, Jungleland, Taman Safari Indonesia, dan masih banyak lagi. Pokoknya, kamu nggak akan bosan, deh, eksplorasi keindahan kawasan Bogor dan sekitarnya. Berbagai jenis wisata alam bisa banget kamu temukan di sini.

5. Kampus Bogor

Jika kamu mencari wilayah di Indonesia yang memiliki banyak pilihan universitas ternama, Bogor bisa jadi pilihan destinasi yang tepat! Ada berbagai universitas terbaik yang tersebar di Bogor. Ada kampus negeri seperti IPB, Politeknik AKA Bogor, Sekolah Tinggi Perikanan, dan lainnya. Selain itu, ada juga pilihan kampus swasta di Bogor yang nggak kalah keren. Seperti Universitas Pakuan, Universitas BSI, UNIDA, dan lainnya. Banyak banget, kan?

6. Pusat kuliner di Bogor

Tak lengkap jika sebelum pindah ke Bogor kamu tak mencari tahu tentang pusat kuliner di kota ini. Nah, saat tinggal di Bogor, kamu wjaib banget coba berbagai macam makanan khas Bogor seperti soto mi, tauge goreng, asinan Bogor, pepes sagu, doclang, dan lainnya. Selain makanan tradisional, kamu juga bisa datang ke berbagai restoran cantik di Bogor dengan pemandangan luar biasa. Mulai dari Kopi Daong, Finch Coffee & Kitchen, Popolo Coffee, Kopi Nako, Anthology Coffee & Tea, Highlanders Cafe Sentul, Pasir Angin Pas, dan masih banyak lagi. Kalau sebanyak ini, sih, dijamin momen akhir pekanmu di Kota Bogor nggak akan jadi membosankan. Ada banyak sekali wisata kuliner dan alam yang bisa kamu eksplorasi selama tinggal di sini. Seru banget!

8 Fakta Unik Tentang Bogor, Nomor 6 Paling Greget Nih!

Bogor dikenal memiliki sejumlah destinasi yang menarik. Sebagai kota penyangga Jakarta, Bogor terus berkembang secara signifikan. Setiap pekan, kota kecil ini dipadati wisatawan, terutama dari Jakarta dan sekitarnya. Banyak orang Bogor yang juga bekerja di Jakarta. Jutaan orang lalu lalang Jakarta-Bogor melalui commuter line. Sedikitnya, ada 8 fakta unik tentang Bogor yang harus kamu tahu, seperti berikut :

1. Sejarah di balik HUT Kota Bogor
Pasti kamu mengira ini di luar negeri? Bukan..bukan. Ini di Bogor saat festival payung yang selalu digelar saat ulang tahun kota ini. Ternyata, hari jadi kota Bogor sama dengan hari penobatan Prabu Siliwangi, yakni pada 3 Juni 1481.

2. Kota sejuta angkot
Kalau di Jakarta banyak angkot mungkin masih wajar karena luas wilayah dan populasinya menjadi yang terbesar. Jangan salah, Bogor juga punya angkot yang sangat banyak. Bahkan, muncul julukan satir berupa “Kota Sejuta Angkot”. Kira-kira lebih banyak kendaraan pribadi atau angkot ya?

Baca juga : 5 Tempat Wisata Di Bogor Instagramable Paling Hits 2022

3. Saksi bisu sejarah Indonesia ada di Istana Bogor
Konon katanya banyak tamu negara yang pernah menginap di sini. Presiden RI pertama, Soekarno, lebih suka bekerja di Istana Bogor dibanding Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Jejaknya diikuti Presiden Joko Widodo yang lebih suka bekerja dan menginap di sini. Menurut dia, Istana Bogor lebih kondusif untuk bekerja karena udaranya lebih sejuk, suasananya lebih asri dan hijau, serta lebih tenang.

4. Dikenal sebagai Kota Hujan, tapi tetap panas
Dulu Bogor memang dikenal memilliki udara sejuk. Tapi, sekarang tak ada bedanya dengan Jakarta. Panas banget, meski hampir setiap hari hujan.

5. Ada Kebun Raya Bogor menjadi yang tertua di Asia
Dibangun pada 1817, Kebun Raya Bogor menjadi yang tertua di Asia. Asyik dibuat piknik bareng teman-teman dan keluarga. Kamu sudah pernah ke sini, belum?

6. Dijuluki sebagai Kota Petir
Tak hanya dijuluki sebagai Kota Hujan, Bogor juga mendapat julukan Kota Petir. Bahkan, Bogor pernah memecahkan rekor sebagai kota dengan petir terbanyak. Misalnya pada 2009, sekitar 322 petir dalam sehari. Padahal, normalnya hanya 80 kali. Hhmm..merinding juga ya.

7. Jadi surganya wisata kuliner
Selain makanan-makanan khasnya, Bogor dikenal sebagai surganya kuliner kekinian. Banyak makanan kekinian yang lahir dari Bogor. Ada pula yang melegenda. Adapun makanan-makanan yang bisa dijadikan sebagai ikon Bogor antara lain roti unyil, kue lapis Bogor, asinan, makanan khas Sunda, kupat tahu, soto, dan talas Bogor.

8. Makin padat ketika akhir pekan
Kalau sudah masuk Jumat malam, Bogor mulai dipadati mobil-mobil dari Jakarta. Apalagi Sabtu-Minggu. Karena kepadatannya membludak, kepolisian sampai harus menerapkan sistem buka tutup ruas jalur, terutama arah ke Puncak. Sedangkan, orang Bogor sendiri lebih memilih berdiam diri di rumah saat weekend. Atau bahkan mereka memilih liburan ke Jakarta.